BEBERAPA FAKTOR YANG MENINGKATKAN SEO ON PAGE

cara meningkatkan seo on page

Meningkatkan SEO on page – dalam membuat artikel blog perlu sekali bagi penulis konten untuk memperhatikan SEO on page dan SEO of page. SEO on page di perlukan sebagai upaya penulis konten untuk dapat memaksimalkan websitenya. sehingga kontennya terlihat berkualitas dan disukai oleh googke dan pastinya bermanfaat bagi pembaca.

beberapa faktor yang dapat membantu meningkakan SEO ON PAGE website anda

1. nama domain
Nama domain adalah salah faktor paling penting dalam melakukan optimasi onpage. Jika nama domain anda sesuai dengan kata kunci yang anda bidik, maka anda akan semakin mudah untuk merangkingkan kata
kunci tersebut di search engine.Sebagai contoh, nama domain www.laptopacermurah.com lebih optimal dibanding www.laptopmurah.com untuk kata kunci “Laptop Acer Murah”.Sebab domain pertama mengandung semua kata kunci, sementara domain kedua hanya mengandung dua kata kunci.

2. Settingan Permalink
Permalink yang paling disukai oleh Google adalah yang sesuai dengan kata kunci yang anda bidik. Misal: www.juallaptopmurah.com/laptop/laptopharga-tiga-jutaan akan lebih optimal untuk kata kunci “Laptop harga empat jutaan” dibandingkan www.juallaptopmurah.com/laptop/p=123.
Mengapa demikian?

Sebab URL pertama mengandung kata kunci, sementara yang kedua tidak mengandung kata kunci. URL yang kedua SEO Onpage Factors | Kursus Private SEO tidak hanya jelek dari segi SEO, namun juga membingungkan bagi visitor.

3. Judul Artikel mengandung kata kunci yang dibidik
Sebaiknya judul artikel anda mengandung kata kunci yang anda bidik Misal anda membidik kata kunci “Laptop murah berkualitas” maka judul untuk postingan anda “Daftar Laptop Murah  Berkualitas dan Berkelasakan lebih optimal dibanding “Daftar Laptop Murah Keren Berkualitas dan Berkelas”, karena judul kedua terdapat kata pemisah.

Begitu juga, judul artikel anda “Daftar Laptop Murah Berkualitas dan Berkelas” akan lebih optimal dibanding “Daftar harga dan spesifikasi Laptop Murah Berkualitas”,  karena pada judul pertama; kata kunci terdapat di bagian awal, sementara pada judul kedua; kata kunci yang anda bidik terletak di bagian akhir.

4. Menambahkan gambar atau video
Hal ini bertujuan untuk membuat pengunjung betah untuk lebih lama di situs anda sehingga hal ini akan mengurangi tingkat bounce rate anda.

Baunce rate secara sederhana bisa diartikan lama pengunjung ketika membuka dan membaca satu halaman dari situs anda. Nah, jika visitor langsung menutup situs anda. maka itu artinya bounce rate anda tinggi dan ini tidak disukai oleh Google. Google akan menganggap situs anda tidak berkualitas karena tidak disukai visitor.
Nah, dengan menambahkan gambar atau video maka akan membuat visitor bisa sedikit lebih lama berada di situs anda, apakah itu untuk sekedar melihat gambar atau menonton video. Untuk mengetahui tingkat bounce rate anda, anda bisa mengeceknya di dashboard Google Analytics anda.

5. Gunakan Internal Link
Internal link adalah link yang mengarah ke halaman lain di situs anda. Menambahkan internal link sangat penting, karena tujuannya agar bot Google akan dengan cepat mengindex semua halaman di situs anda karena semuanya dihubungkan oleh internal link. Di samping itu, internal link juga berguna untuk menguragi tingkat bounce rate. Dan jangan lupa untuk menambahkan plugin related post di bawah postingan anda. Ini juga sangat berguna jika seandainya anda tidak memasang internal link di dalam konten.

6. Tempatkan kata kunci yang anda bidik pada paragraf pertama
Tujuannya agar Google memahami bahwa artikel anda memang berhubungan dengan kata kunci yang anda bidik. Sebenarnya secara alami anda pasti melakukannya, namun kadang ada juga yang tidak melakukannya baik itu karena dia tidak mengerti dengan topik yang dia bahas atau sebab yang lain.

7. Gunakan H1 untuk Judul
Pada umumnya beberapa theme wordpress sudah mendukung ini, namun beberapa theme tidak. Namun anda tidak perlu terlalu dipusingkan di bagian ini. Seandainya theme anda tidak mendukung H1 pun tidak masalah. Sebab ini hanya salah satu faktor kecil dalam SEO. Anda bisa melakukan optimasi di bagian yang lain.

8. Loading Situs
Semakin cepat loading situs anda, maka semakin disukai oleh Google.Gunakan theme atau template yang ringan dan sederhana saja, kisaran 500 Kb ke bawah. Semakin ringan semakin bagus. Jangan menggunakan theme atau template yang jelimet dan berat yaitu yang berukuran 700 Kb ke atas, apalagi berukuran 1Mb ke atas. Ini akan membuat loading situs anda semakin lama. Dan jangan lupa menggunakan plugin W3 total cache jika anda
menggunakan platform WordPress. Plugin ini membantu mengurangi beban situs anda sehingga bisa loading lebih cepat.

9. Gunakan Long Tail Keyword
Long tail keyword atau “Si ekor Panjang” sangat berguna untuk membidik kata kunci lain yang masih berhubungan dengan kata kunci anda. Misal,  anda membidik kata kunci “jual laptop murah” maka sebaiknya gunakan judul yang agak panjang berkisar 6-8 kata seperti: “Jual Laptop Murah Keren Berkualitas dan Bergaransi”. Dengan begitu, judul anda kaya dengan kata kunci. Hindari judul yang pendek, seperti: “Jual Laptop Murah Berkualitas”.

Hal ini akan membuat anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari kata kunci lain yang sebenarnya bisa anda tambahkan di judul. Dan sebaiknya tambahkan kata-kata: “diskon”, “terbaik”, “panduan”, dan”ulasan” dan kata-kata lain yang menarik minat visitor sehingga mereka
tertarik untuk membaca artikel anda hingga selesai.

10. Tombol Social Media
Tambahkan tombol social media di dalam situs anda, baik itu Facebook, Twitter, Google Plus dan lain sebagainya. Di era penguin sekarang ini, social media memiliki peran yang cukup signifikan untuk menaikkan kata kunci yang anda bidik di search engine. Semakin banyak yang share dan like postingan anda, maka akan semakin bagus di mata Google.Social media mungkin tidak berperan secara langsung untuk meningkatkan peringkat situs anda di search engine, tetapi saham sosial menghasilkan lebih banyak pengunjung untuk konten Anda dan juga sangat bagus untuk membangun trust (kepercayaan). Semakin banyak visitor yang Anda dapatkan, semakin besar kemungkinan anda mendapatkan backlink. Jadi jangan ragu untuk menempatkan tombol sosial media yang mencolok di situs Anda. Bahkan, sebuah studi oleh BrightEdge.com menemukan bahwa tombol sosial media dapat meningkatkan jumlah pengunjung hingga 700%.

11. Konten Berkualitas
Content is King. Tulislah konten berkualitas antara 500-1000 kata. Sebab konten yang lengkap dan rinci akan semakin disukai oleh visitor dan juga search engine. Saya biasanya menulis artikel 500 kata ke atas. Terlebih jika anda mengejar kata kunci yang kompetitif, maka ini merupakan sebuah keharusan. Kecuali jika topik yang anda bahas tidak memerlukan penjabaran yang panjang, maka tidak masalah kurang dari 500 kata. Dan
perlu saya tekankan, lebih baik singkat namun padat daripada panjang bertele-tele. Dan lebih baik lagi panjang namun padat.

12. Membuat title tag dan meta descriptions
Hal ini sangat penting karena bot Google akan menilai relevansi konten anda dengan kata kunci yang dibidik pertama kali berdasarkan title tag dan meta descriptions. Oleh karena ini, isi title tag dan meta descriptions yang
sesuai dengan kata kunci anda. Untuk menambahkan title tag dan meta descriptions ini bisa menggunakan fasilitas dari plugin SEO seperti: SEO Yoast, All ini one SEO pack, atau Platinum SEO.

13. Tulislah artikel dengan LSI keyword
Apa itu pengertian LSI? Anda bisa baca di sini Algoritma mesin pencari sebenarnya sudah lama menerapkan konsep LSI Keyword. Ketika artikel anda ditemukan pada halaman pencarian, Google sebenarnya membidik kata kunci utama yang ditempatkan sebagai judul artikel,  memeriksa relevansi antara judul dan konten, jika judul yang ditemukan tidak terlalu sesuai dengan kata kunci yang dijadikan kriteria pencarian, Google akan mencari kata kunci LSI dalam isi artikel untuk menemukan kata atau kelompok kata yang erat kaitannya dengan kriteria
pencarian yang digunakan.

Bisa kita lihat pada halaman hasil pencarian google, tidak semua hasil pencarian yang muncul memiliki title yang identik dengan kata kunci yang digunakan dalam pencarian, bisa saja judul hanya mencantumkan sebagian kata kunci dan isi artikel mencantumkan kata kunci lainnya, sehingga gabungan antara sebagian kata kunci yang ada di judul dengan kata kunci yang ada di dalam isi artikel membentuk kata kunci lengkap yang sesuai dengan kata yang dijadikan kriteria pencarian, kemudian Google menampilkannya, kata kunci yang berada dalam isi artikel yang melengkapi judul, itu bisa kita disebut kata kunci LSI.

Teknik alogaritma ini adalah dengan menganalisis dan menghubungkan suatu keyword dengan isi konten. Misalnya Ferrari dengan mobil, Yamaha dengan sepeda motor. Lantas apa pengaruhnya untuk SEO? Sangat berpengaruh sekali, bisa jadi artikel anda dengan penempatan  kata kunci LSI dan kepadatan kata kunci yang tepat, akan membantu halaman artikel anda untuk muncul di halaman pencarian Google. Dengan kata kunci pencarian yang beragam tetapi masih satu topik, artikel yang anda buat akan memiliki banyak peluang untuk ditemukan dan tampil di halaman pertama google.

Masih bingung?

Secara sederhana LSI adalah kumpulan keyword yang sinonim alias relevan dengan keyword yang utama. Misal, anda sedang membahas Samsung Galaxy Note, maka kata-kata yang sinonim dengan Samsung Galaxy Note ini adalah, samsung galaxy tab, samsung galaxy mini, dan sejenisnya. Atau contoh lain,

Superman relevan dengan kata kunci superhero, jagoan, pembela kebenaran, dan manusia super. Enaknya LSI keyword ini, anda tidak perlu lagi mengulang-ulang keyword yang sama berkali-kali sehingga kesannya seperti spammer. Misal, anda sedang menulis tentang “Superman”. Pada era sebelum Panda, Google menghitungan relevansi keyword berdasarkan berapa banyak kata Superman ditulis dalam artikel tersebut (Keyword Density). Jika anda mengulang kata Superman 15 kali dan pesaing anda mengulang 16 kali, maka anda kalah dalam ranking di Google. Namun saat ini algoritma Google sudah banyak berubah. Saat ini Google lebih mengutamakan konten berdasarkan LSI keyword. Untuk lebih memudahkan pemahaman anda, saya buatkan contoh:

– Artikel berdasarkan Keyword Density
Pada suatu hari Superman pergi ke pasar untuk membeli perlengkapan mandi. Di tengah jalan Superman bertemu dengan seorang jambret yang berhasil menjambret ibu-ibu. Superman segera mengejar jambret itu dan menghajarnya. Setelah berhasil mengalahkan jambret, Superman mengembalikan hasil jambret kepada ibu-ibu tadi.

– Artikel berdasarkan LSI Keyword
Pada suatu hari Superman pergi ke pasar untuk membeli perlengkapan mandi. Di tengah jalan super hero itu bertemu dengan seorang jambret yang berhasil menjambret ibu-ibu. Sang jagoan segera mengejar jambret itu dan menghajarnya. Setelah berhasil mengalahkan jambret, Superman mengembalikan hasil jambret
kepada ibu-ibu tadi.

Anda lihat perbedaannya?

Artikel kedua lebih disukai oleh Google daripada artikel pertama.
Sebenarnya anda tidak perlu dipusingkan pada bagian ini. Menulislah seperti air mengalir. Yang lebih utama adalah konten anda bermanfaat untuk visitor.

14. Daftarkan website anda ke search engine, seperti: Google, Yahoo,
Bing dan lain sebagainya. Sebab jika anda tidak mendaftarkan situs anda ke search engine, maka SE akan sangat lama mengindex situs anda.

Ok, demikian beberapa faktor yang bisa membuat situs anda optimal secara onpage.

Semoga Bermanfaat

Mau Info bisnis setiap hari
Di Email Anda

Dapatkan informasi terupdate mengenai bisnis secara gratis di email anda

5 Comments

  1. Gan mau tanya, saya buat blog untuk promosi bisnis offline, artikel juga hanya 1 artikel, pertanyaannya bisa gak jika saya hanya mengandalkan 1 artikel bisa nangkring di halaman 1 google?
    terimakasih

    • menurut guru saya om ern**t sangat bisa gan, yang penting persaingan sedikit,pencarian banyak,tinggal di perkuat di backlink,
      kalo mau belajar yang seperti ini agan bisa ke way kandis, ada petapa besar tersembunyi disana..,
      wkkkk…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*